Sabtu, 15 Februari 2020

Empat (4) Alasan Mengapa Kawasaki Ninja 150 2 Stroke (2 Tak) All Series Akan Menjadi Motor Langkah Dan Berharga di Masa Yang Akan Datang (Menurut Grey 99 Porodisa Moto Blogg)

Empat (4) Alasan Mengapa Kawasaki  Ninja  150 2 Stroke  (2 Tak) All Series Akan Menjadi  Motor Langkah Dan Berharga di Masa Yang Akan Datang  (Menurut Grey 99 Porodisa Moto Blogg)
Kawasaki Ninja kini memasuki fase menjadi legenda hidup motor sport di Indonesia.  Setelah sudah tidak diproduksi lagi sejak tahun 2015. Eksistensi Ninja dimulai dari era motor 2-tak 150 cc di mana PT Kawasaki Motor Indonesia menjual Ninja 150 RR sebagai motor sport fairing. Kawasaki Ninja 150 RR mengawali kiprahnya pada 1996, tepat pada era keemasan motor sport 2-tak di Tanah Air. Motor sport dengan nama resmi ZX-150R itu langsung adu kencang dengan sesama motor fairing garapan pabrikan lain macam Suzuki RG-R, Honda NSR, atau Yamaha RZR. Di antara keempat model tadi, hanya Ninja 150 RR yang sanggup melewati era pergantian milenium dan bertarung dengan motor sport fairing bermesin 4-tak. Ninja 150 RR telah mengabdi hingga 19 tahun dan menorehkan tinta emas bagi Kawasaki di Indonesia.
Oleh karena itu Grey 99 Porodisa Moto Blogg ingin membahas beberapa alasan mengapa Kawasaki Ninja 150 Series akan menjadi motor langkah dan berharga dimasa yang akan datang. Ada 4 point penting yang  di bahas di blog ini antara lain adalah :
1.    Kawasaki  Ninja  Adalah   Merk  Legendaris
Pembahasan  menarik terkait dengan sejarah motor kawasaki ninja yang hingga saat ini masih konsisten memikat hati dan menjadi pilihan pengemar sepeda motor di berbagai negara apalagi di Indonesia. Pabrikan motor merek Kawasaki memang lahir di Jepang. Begitu juga dengan sosok ninja atau shinobi yang memang  identik dengan negara Jepang. Akan tetapi, sebutan ninja untuk produk motor-motor Kawasaki justru tak berasal dari negara Jepang itu sendiri. Sejarah awal pemberian nama ninja untuk motor-motor sport kawasaki justru lahir di Amerika Utara, tepatnya pada tahun 1984. Dari berbagai sumber yang yang diperoleh, lahirnya kata ninja saat itu berawal dari motor legendarisnya GPZ900R yang dipasarkan di Amerika Utara. Saat itu, pihak Kawasaki Amerika Utara menganggap sebutan GPZ900R terlalu rumit dan tidak menjual.
Gambar 1. GPZ900R (Red)
(Sumber : Google Image 2020)
Dengan alasan tersebut  maka mereka menambahkan kata kiasan Ninja yang identik dengan Jepang dan  jadilah ninja 900 panggilan resmi untuk GPZ900R di Amerika Utara.
Ada juga beberapa negara yang memberikan nama dengan ZX900 untuk memasarkan motor legendaris ini. Pemberian nama ninja tersebut memberikan efek domino sehingga menjadikan GPZ900R sangat popular, bahkan ninja 900 andalan Kawasaki ini sempat menorehkan masa keemasan pada tahun 1980-an. Sejak itu, Kawasaki secara global selalu menempelkan julukan ninja untuk produk motor-motor sportnya. 
Gabmbar 2. GPZ900R (Green)
(Sumber : Google Image 2020)
Popularitas Ninja juga tak terbendung di Indonesia. Tentu yang paling legendaris adalah Ninja 150 2 tak series yang hingga saat ini ternyata masih menjadi buruan di pasar motor bekas tanah air. Dan tak dipungkiri juga bahwa motor-motor bergenre sport yang produksi saat ini dimasukkan dalam keluarga besar ninja selalu sukses mencuri perhatian para pecinta dunia motor meski dihadirkan dengan berbagai pilihan mesin yang berbeda.
2.    Favorite Semua Kalangan Orang Indonesia
Produk Kawasaki khususnya ninja 150 2 stoke (2 tak) series merupaka salah satu produk motor sport yang masih banyak digemari di Indonesia hingga saat ini , baik anak mudah maupun orang tua, baik yang ekonomi rendah maupun menengah ke atas karena, kawasaki ninja dari pertama produksi hingga berhenti produksi masih tetap di cari di pasaran motor bekas Indonesia dan harganya masih tergolong tinggi  karena banyaknya permintaan pasar semenjak stok produk (9000 unit) terakhir habis terjual selang tahun 2015- 2016, setelah di umumkan berhenti produksi pada bulan juli 2015.

3.    Memiliki  Fitur Unik Yaitu Super KIPSd an HSAS
a.    Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System)
Mungkin masih banyak dari kita penggemar motor atau terlebih khusus penggemar Kawasaki ninja 150 series yang belum mengenal tentang teknologi Super KIPS pada ninja 2-tak. Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System) adalah sistem gas buang yang dikembangkan oleh kawasaki dengan kinerja memanfaatkan buka tutup katup pada saat putaran mesin rendah dan tinggi dengan tujuan untuk meminimalisir gas buang. Katup Super KIPS pada Kawasaki Ninja 2-tak akan terbuka ketika putaran mesin di atas 7.000 rpm, sedangkan ketika putaran mesin di bawah 7.000 rpm, katup ini akan tertutup. Kinerja Super KIPS adalah untuk menghindari campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar dalam bentuk emisi terbuang sia-sia. Selain itu, efek yang dirasakan dari teknologi Super KIPS adalah power motor semakin ganas saat putaran mesin di atas 7.000 rpm dan hemat bahan bakar. Bagi yang pernah mengendarai atau mempunyai kawasaki ninja 2-tak pasti menegrti akan hal yang dimaksud.
                                      Gambar 3. Super KIPS
(Sumber : Google Image ,2020)

b.    HSAS (High Performance Secondary Air System)
HSAS (High Performance Secondary Air System), merupakan perangkat untuk meredam pencemaran gas buang. Seperti kita tahu bersama bahwa motor jenis 2-tak terkenal berasap dan menimbulkan polusi, HSAS ini membantu mengurangi pencemaran gas buang Ninja 150. Cara kerja sistem HSAS ini, dengan memasukan udara bersih kedalam exhaust chamber, yang mampu membentuk campuran emisi gas buang C02 dan H20 menjadi tidak beracun, serta lebih ramah lingkungan. Teknologi HSAS ini kinerjanya saling berkaitan dengan Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System). Saat putaran mesin di atas 7.000 rpm, katup Super KIPS membuka, dan katup HSAS tertutup. Sementara itu, pada putaran mesin di bawah 7.000 rpm, katup HSAS dan Super KIPS bekerja sebaliknya.
                                    Gambar.4 HSAS
(Sumber : Google Image , 2020)

4.    Satu Satunya Jenis Motor  2 Stroke (2-Tak) Yang Bertahan Paling Lama Di Tengah Perkembangan Zaman
Pabrikan kendaraan bermotor harus mematuhi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (PMLH) Nomor 23/2012 tentang perubahan atas PMLH Nomor 10/2012 tentang Baku Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3. Peraturan itu mewajibkan seluruh sepeda motor yang dipasarkan ke Indonesia punya standar emisi Euro3. Peraturan ini efektif berlaku mulai Agustus 2015. Sementara itu, model-model sepeda motor Kawasaki bermesin 2-tak masih menggunakan standar emisi Euro2 termasuk Kawasaki Ninja 150 RR. Demi mengikuti peraturan pemerintah tentang emisi gas buang, motor modern saat ini diharuskan untuk memakai teknologi 4 tak dan ditambah injeksi. Alasan itulah yang membuat motor Kawasaki Ninja 150 RR harus pensiun karena tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan pada Peraturan Meneri Lingkungan Hidup. Namun, kita harus standing ovation kepada Ninja 150 series karena punahnya belakangan. Di saat para pesaing sudah rontok digerus perkembangan zaman, Ninja 150 masih sanggup bertahan hingga tahun 2015, dibandingkan 2 tak lainya misalnya yamaha Indonesia mempensiunkan RX King di tahun 2009 karena tidak mampu menembus standar Euro2.
Gambar.5 Ninja 150  S Series
Gambar .6 Ninja 150 RR 30 Th Universary

(Sumber : Google Image,  2020)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar