Empat
(4) Alasan Mengapa Kawasaki Ninja 150 2 Stroke
(2 Tak) All Series Akan Menjadi
Motor Langkah Dan Berharga di Masa Yang Akan Datang (Menurut Grey 99 Porodisa Moto Blogg)
Kawasaki Ninja kini memasuki fase menjadi
legenda hidup motor sport di Indonesia. Setelah sudah tidak diproduksi
lagi sejak tahun 2015. Eksistensi Ninja dimulai dari era motor 2-tak 150 cc di
mana PT Kawasaki Motor Indonesia menjual Ninja 150 RR sebagai motor sport
fairing. Kawasaki Ninja 150 RR mengawali kiprahnya pada 1996, tepat pada era
keemasan motor sport 2-tak di Tanah Air. Motor sport dengan nama resmi ZX-150R
itu langsung adu kencang dengan sesama motor fairing garapan pabrikan lain
macam Suzuki RG-R, Honda NSR, atau Yamaha RZR. Di antara keempat model tadi,
hanya Ninja 150 RR yang sanggup melewati era pergantian milenium dan bertarung
dengan motor sport fairing bermesin 4-tak. Ninja 150 RR telah mengabdi hingga
19 tahun dan menorehkan tinta emas bagi Kawasaki di Indonesia.
Oleh karena itu Grey 99 Porodisa Moto Blogg ingin membahas beberapa alasan mengapa Kawasaki Ninja 150 Series akan
menjadi motor langkah dan berharga dimasa yang akan datang. Ada 4 point penting
yang di bahas di blog ini antara lain
adalah :
1. Kawasaki
Ninja Adalah Merk
Legendaris
Pembahasan
menarik terkait dengan sejarah motor
kawasaki ninja yang hingga saat ini masih konsisten memikat hati dan menjadi
pilihan pengemar sepeda motor di berbagai negara apalagi di Indonesia. Pabrikan
motor merek Kawasaki memang lahir di Jepang. Begitu juga dengan sosok ninja
atau shinobi yang memang identik dengan
negara Jepang. Akan tetapi, sebutan ninja untuk produk motor-motor Kawasaki
justru tak berasal dari negara Jepang itu sendiri. Sejarah awal pemberian nama
ninja untuk motor-motor sport kawasaki justru lahir di Amerika Utara, tepatnya
pada tahun 1984. Dari berbagai sumber yang yang diperoleh, lahirnya kata ninja
saat itu berawal dari motor legendarisnya GPZ900R yang dipasarkan di Amerika
Utara. Saat itu, pihak Kawasaki Amerika Utara menganggap sebutan GPZ900R
terlalu rumit dan tidak menjual.
Gambar
1. GPZ900R (Red)
(Sumber
: Google Image 2020)
Dengan alasan tersebut maka mereka menambahkan kata kiasan Ninja yang
identik dengan Jepang dan jadilah ninja
900 panggilan resmi untuk GPZ900R di Amerika Utara.
Ada juga
beberapa negara yang memberikan nama dengan ZX900 untuk memasarkan motor
legendaris ini. Pemberian nama ninja tersebut memberikan efek domino sehingga
menjadikan GPZ900R sangat popular, bahkan ninja 900 andalan Kawasaki ini sempat
menorehkan masa keemasan pada tahun 1980-an. Sejak itu, Kawasaki secara global
selalu menempelkan julukan ninja untuk produk motor-motor sportnya.
Gabmbar
2. GPZ900R (Green)
(Sumber : Google Image 2020)
Popularitas
Ninja juga tak terbendung di Indonesia. Tentu yang paling legendaris adalah
Ninja 150 2 tak series yang hingga saat ini ternyata masih menjadi buruan di
pasar motor bekas tanah air. Dan tak dipungkiri juga bahwa motor-motor bergenre
sport yang produksi saat ini dimasukkan dalam keluarga besar ninja selalu
sukses mencuri perhatian para pecinta dunia motor meski dihadirkan dengan
berbagai pilihan mesin yang berbeda.
2. Favorite
Semua Kalangan Orang Indonesia
Produk
Kawasaki khususnya ninja 150 2 stoke (2 tak) series merupaka salah satu produk
motor sport yang masih banyak digemari di Indonesia hingga saat ini , baik anak mudah maupun orang tua, baik yang
ekonomi rendah maupun menengah ke atas karena, kawasaki ninja dari pertama
produksi hingga berhenti produksi masih tetap di cari di pasaran motor bekas
Indonesia dan harganya masih tergolong tinggi
karena banyaknya permintaan pasar semenjak stok produk (9000 unit) terakhir
habis terjual selang tahun 2015- 2016, setelah di umumkan berhenti produksi
pada bulan juli 2015.
3. Memiliki Fitur Unik Yaitu Super KIPSd an
HSAS
a. Super
KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System)
Mungkin masih
banyak dari kita penggemar motor atau terlebih khusus penggemar Kawasaki ninja
150 series yang belum mengenal tentang teknologi Super KIPS pada ninja
2-tak. Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System) adalah sistem gas
buang yang dikembangkan oleh kawasaki dengan kinerja memanfaatkan buka tutup
katup pada saat putaran mesin rendah dan tinggi dengan tujuan untuk
meminimalisir gas buang. Katup Super KIPS pada Kawasaki Ninja 2-tak akan
terbuka ketika putaran mesin di atas 7.000 rpm, sedangkan ketika putaran
mesin di bawah 7.000 rpm, katup ini akan tertutup. Kinerja Super KIPS adalah
untuk menghindari campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar
dalam bentuk emisi terbuang sia-sia. Selain itu, efek yang dirasakan dari
teknologi Super KIPS adalah power motor semakin ganas saat putaran mesin di
atas 7.000 rpm dan hemat bahan bakar. Bagi yang pernah mengendarai atau
mempunyai kawasaki ninja 2-tak pasti menegrti akan hal yang dimaksud.
Gambar
3. Super KIPS
(Sumber
: Google Image ,2020)
b. HSAS
(High Performance Secondary Air System)
HSAS (High
Performance Secondary Air System), merupakan perangkat untuk meredam pencemaran
gas buang. Seperti kita tahu bersama bahwa motor jenis 2-tak terkenal berasap
dan menimbulkan polusi, HSAS ini membantu mengurangi pencemaran gas buang Ninja
150. Cara kerja sistem HSAS ini, dengan
memasukan udara bersih kedalam exhaust chamber, yang mampu membentuk campuran
emisi gas buang C02 dan H20 menjadi tidak beracun, serta lebih ramah
lingkungan. Teknologi HSAS ini kinerjanya saling berkaitan dengan Super KIPS
(Kawasaki Integrated Power Valve System). Saat putaran mesin di atas 7.000 rpm,
katup Super KIPS membuka, dan katup HSAS tertutup. Sementara itu, pada putaran
mesin di bawah 7.000 rpm, katup HSAS dan Super KIPS bekerja sebaliknya.
Gambar.4
HSAS
(Sumber
: Google Image , 2020)
4. Satu
Satunya Jenis Motor 2 Stroke (2-Tak)
Yang Bertahan Paling Lama Di Tengah Perkembangan Zaman
Pabrikan
kendaraan bermotor harus mematuhi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (PMLH)
Nomor 23/2012 tentang perubahan atas PMLH Nomor 10/2012 tentang Baku Emisi Gas
Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3. Peraturan itu mewajibkan
seluruh sepeda motor yang dipasarkan ke Indonesia punya standar emisi Euro3. Peraturan
ini efektif berlaku mulai Agustus 2015. Sementara itu, model-model sepeda motor
Kawasaki bermesin 2-tak masih menggunakan standar emisi Euro2 termasuk Kawasaki
Ninja 150 RR. Demi mengikuti peraturan pemerintah tentang emisi gas buang,
motor modern saat ini diharuskan untuk memakai teknologi 4 tak dan ditambah
injeksi. Alasan itulah yang membuat motor Kawasaki Ninja 150 RR harus pensiun
karena tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan pada Peraturan Meneri
Lingkungan Hidup. Namun, kita harus standing ovation kepada Ninja 150 series
karena punahnya belakangan. Di saat para pesaing sudah rontok digerus
perkembangan zaman, Ninja 150 masih sanggup bertahan hingga tahun 2015,
dibandingkan 2 tak lainya misalnya yamaha Indonesia mempensiunkan RX King di
tahun 2009 karena tidak mampu menembus standar Euro2.
Gambar.5 Ninja 150 S Series
Gambar .6 Ninja 150 RR 30 Th Universary
(Sumber : Google Image, 2020)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar